kondisi geografis Desa Tambahrejo,Batas Wilayah Desa Tambahrejo terletak diantara sebelah utara :Desa Gebangan,Sebelah selatan :Desa Kalibogor,Sebelah Barat Desa Pageruyung.Sebelah Timur: Desa Kalibareng,
Jarak ke ibu kota Kecamatan terdekat 2 km,lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan 15 menit,Jarak ke ibu kota Kabupaten 30 km,lama jarak tempuh ke ibukota Kabupaten 1 jam,
Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin:
Laki-laki : 1479 orang
Perempuan : 1459 orang
jumlah ; 2938 orang
Terkait dengan administrasi pemerintahan,wilayah desa Tambahrejo terbagi ke dalam wilayah 5 dusun,4 RW dan 19 RT
1. Dusun Bogosari jumlah RW 1,Jumlah RT 5
2. Dusun Tembelang Jumlah RW 1,Jumlah RT 5
3. Dusun Mendek Jumlah RW 1,Jumlah RT 3
4. Dsuun Maron Jumlah RW 1,Jumlah RT 3
5. Dusun Gunungsari Jumlah RW 1,Jumlah RT 3
Pada masa penguasaan Belanda tahun 1920-an,wilayah yang saat ini menjadi desa Tambahrejo adalah bagian dari wilayah Wedono Selokaton dan asisten wedono Pgeruyung,wilayah ini terdiri dari Desa Bogosari dengan wilayah saat itu Bogosari sampai Tembelang sebelah barat (saat ini RT 01/02) dengan kepala desa bernama "RESO DIKROMO",desa Tembelang dengan wilayah Tembelang dan mendek dengan kepala desa "WONGSO DJOYO " dan desa Gunungsari dengan wilayah saat itu gunungsari ditambah maron sebelah barat dengan carteker kepala desa "Towirjo Ngarip".Sementara itu maron sebelah timur waktu itu masih bagian dari bumi dusun kalibareng dalam kekuasaan Residen Wedono Patean.
Setelah diadakan rembug dari ke 3 desa tersebut,dan telah disetujui oleh negara pada waktu itu,maka pada tanggal 2 November 1924,dihadapan warga ke 3 desa tersebut ,disampaikan SK/Beslit oleh wedono selokaton dan Residen Wedono Pageruyung perihal penggabungan ke 3 Desa menjadi 1 desa yaitu Desa TAMBAHREJO.
Keputusan ini tertuang dalam SK/Beslit dari kanjeng Tuan Residen tanggal 17 Oktober 1924 nomor 35,dengan kepala desa pertama bernama KARYO LEKSONO ,Keputusan ini menyatakan bahwa wilayah desa Tambahrejo terdiri dari dusun Bogosari,dusun tembelang,Dusun Maron,Dusun Mendek dan Dusun Gunungsari.
Beslit/SK penggabungan desa tanggal 17 Oktober 1924 ini kemudian diperingati sebagai Hari Jadi Desa Tambahrejo.pada tanggal 17 oktober 2024 kemarin Desa Tambahrejo genap berusia 100 tahun,Adapun Desa Tambahrejo pernah dipimpin oleh kepala desa sebagai berikut:
1.Karyo Leksono (1924-1970)
2.Jhoni Lolang (1971-1999)
3.Sumanto (1999-2003)
4.Hidayat (2003-2008)
5.Haryanto (2008-2013)
6.Arifin (2013-2019)
7.Yulianto (2020-Sekarang)
Demikian sejarah singkat terjadinya Desa Tambahrejo dan dengan deperingati hari jadi jatuh setiap tanggal 17 Oktober.
Terwujudnya masyarakat Desa Tambahrejo yang bertaqwa,ramah,bersih,amanah,aman tentram,damai
1.Menjalankan program-program yang belum terlaksana yang tercantum dalam RPJMDesa Tambahrejo
2. Menyelenggarakan Pemerintahan yang bersih ,transparan,pelayanan prima,akuntabel,dan mengutamakan musyawarah mufakat
3. Menciptakan Kondisi masyarakat yang aman,tertib,bersih,ramah,toleran,rukun dalamkehidupan bermasyarakat ,beragama,dan berbudaya tanpa memandang dan membedakan suku,ras dan golongan
4. Melestarikan kesenian daerah,adat dan budaya,serta mewujudkan desa wisata melalui peran serta masyarakat guna menarik kunjungan wisata
5.Mendorong usaha para petani,pengadaan dan pelaku usaha lainnya di desa Tambahrejo untuk meningkatkan taraf hidaup masyarakat
6. Mewujudkan pendidikan keagamaan dan umum yang seimbang dan pelayanan kesehatan masyarakat
7.Mendorong kreatifitas generasi muda dalam menyongsong era globalisasi dan modernisasi tanpa meninggalkan kerarifan lokal yang ada di desa Tambahrejo
| Foto | Nama | Jabatan |
|---|---|---|
| YULIANTO | KEPALA DESA | |
![]() |
Muhamad Basari | Sekretaris Desa |
![]() |
Afifudin | Kaur Perencanaan |
![]() |
Susanti | Kaur Keuangan |
![]() |
Sutarto | Kaur Tata usaha dan Umum |