Sukorejo, Kec. Sukorejo
Sejarah Mbukak alas berdirinya Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo tak lepas dari salah Satu anak buah Pasukan Pangeran diponegoro yang bernama RUSTAM SURYO DININGRAT ,selepas dari ditangkapnya pangeran diponegoro pada tahun 1830,pada saat itu wilayah Desa Sukorejo masih berupa hutan,dan dalam pelariannya di wilayah sukorejo RUSTAM SURYO DININGRAT mengganti nama menjadi MBAH SIYAM buat mengelabuhi Pihak Belanda,dan beliau merekrut atau mengajak pemuda dalam pelariannya untuk ikut bergabung melawan penjajah belanda,dan karena kesaktiannya MBAH SIYAM tidak bisa dibunuh tapi dengan syarat harus dipisahkan tubuhnya,dan pada suatu waktu ditangkaplah mbah siam dan dibunuh belanda dengan cara tubuhnya dipisah jadi dua,potongan tubuh dari kepala ke perut dikubur di areal masjid besar sukorejo,dan sisanya dimakamkan di pemakaman umum kauman.
Desa Sukorejo berdiri antara tahun 1945/1946 dimasa penjajahan jaman Belanda,adapun di tahun 1947 sukorejo pernah menjadi pusat pemerintahan Kabupaten kendal dalam pelarian,sebelum akhirnya dibombardir belanda dan penduduknya diungsikan,dan bangunan eks kawedanan,gedung kecamatan sukorejo yang menjadi saksi bisu bagi masa lalu,dan untuk mengenang perjuangan di desa sukorejo tepatnya dialun alun sukorejo didirikan monumen patung perjuangan.
catatan :
-RUSTAM SURYO DININGRAT atau MBAH SIYAM atau PANEMBAHAN AGUS SAKTI adalah satu orang yang sama
-Bahwa pohon Karet Bunderan ditanam oleh beliau mbah siyam
-sedangkan nama beliau diabadikan namanya menjadi GOR Panembahan Agus Sakti Sukorejo
-dan yang menjadi Kepala Desa MOELRADI,SATRO SUPADMO,HASANUDIN merupakan Keturunan dari beliau
URUTAN KEPALA DESA SUKOREJO
1. MOELRADI
2. SASTRO SOEPADMO
3. HASANUDDIN
4. PJ MARWOTO
5. PRAYOGO
6. PJ AGUS DWI HARJANTO
7. SRI MARYANI